Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Aktivitas Antiviral Ekstrak Etanolit Biji Sirkaya (Annona Squamosa L.) terhadap Virus Newcaste Disease pada Telur Ayam Berembrio (The Antiviral of Sirkaya Seed (Anno squamosa L.) Athanolic Extract Against Newcastle Disease Virus in Chicken Embriyo)

Nanik Sulistyani - Nama Orang; Ibnatul Azizah - Nama Orang; M. Kuswandi - Nama Orang;

Srikarya (A squamosa L.) is a plant containing polyphenol, flavonoid, tannin, alkoloid and saponin compounds. These compounds could be extracted by ethanol solvent. Previous study shown that infuse of Srikarya seed had antiviral activity with value IC50 3,236 µg/ml against Newcastle Diseases Virus (NDV). Therefore, the aim of research is to know the potency of ethanolic extract of Srikaya sed as antiviral against Newcastle Diseases Virus. The 28 chicken embryos at age of 9-11 days were classifed into 7 groups, i.e. : control of virus, control of solven ethanol : aquadest (1:10) and treatment groups were given ethanolic extrac of Srikaya seed with concentration 0. 1 µg/mL; 0,15 µg/mL; 0.2 µg/mL; 0.25 µg/mL. NDV was inoculated into allatoic cavity intermediate after inoculated of extract and then icubated for 2 days. Antiviral activity were observed by hemaglutination method. The value of IC50 was calculated by probit analysis. The result showed that athanol extract of srikaya seed (A. Squamosa L.) had antivity because of increasing concentration caused the higher inhibition percentage of hemaglunation. The value of IC50 is 0.152 µg/mL.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Farmasi Indonesia:20(2):62-67
A00002963
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Farmasi Indonesia:20(2):62-67
Penerbit
Yogyakarta : Puslitbang Farmasi, Badan Litbang Kesehatan., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
0126-1037
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
plant extract
VIRUS DISEASES
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?