Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Community Knowledge About Malaria Treatment, Batealit and Mayong Subdistricts, Jepara Regency

Suharjo - Nama Orang; Mardiana - Nama Orang;

Malaria prevqlence in Endemic areas could result morbidity as well as mortality because of lack of early warning system of malaria program providers in the field and low community particiapation. A study was conducted in Batealit and Mayong subdistricts to measure of malaria treatment through interview with 100 the knowledge respondents using structured quenstiomaires. Data analysis was done to obtain descriptive and narrative data regarding education, main occupation, experience of getting and curing malaria. The study reveded that majority of respondent’s highest education in Batealit and Mayong was primary school, with the percentage of 37% respeatively . Most of respondents occupation in Batealit Mayong was fishermen, with the proportion of 41% and 24% respectively. The number of respondents of suffering malaria in Batealit was lower compared to Mayong that was 64.0%. The first effort of respondents to cure malaria was curing themselves by taking medicine from vendors, with the parcentages of 26,0% in Batealit and in Mayong. The other respondents went to health conters for getting free medicine, with the proportion of 44.0% in Batealit and in Mayong. It seems that level of education would influence the knowledge of respondents and in turn could increase their health status. Therefore, the study suggests that continued dissemination of information regerding malaria and related measures through several kinds of methods would increase community knowledge of malaria treatment.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan19(Sup)
A00002862
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan19(Sup)
Penerbit
Jakarta : Badan Litbang Kesehatan., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
0853-9987
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
malaria
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?