Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Acute Effect of Blood Donation to VO2 Max in Routin Blood Donor from Bio Farma Blood Donor Group

Vita Muniati Tarawan - Nama Orang; Fabia Erflandi Purwasasmita - Nama Orang;

VO₂ max merupakan bagian penting dari daya tahan yang selalu dihubungkanndengan kebugaran tubuh. Donor darah dapat menurunkan VO₂ pada beberapa relawan, tetapi belum ada penelitian mengenai bagaimana donor darah dapat menmpengaruhi V0₂ max pada pendonor darah rutin Tuhuan dan Penelitian ini adalah untuk megetahui efek akut dan donor darah terhadap VO₂ max pada pendonor darah rutin. Subyek pada penelitian ini adalah 21 laki-laki pendonor darah rutin dan kelompok Donor darah Bio Farma VO₂ max diukur dengan tes Astrand Phyming Step sehari sebelum dan sesudah donor darah sebanyak 350 mL. Hasil kemudian diuji dengan paired t-test menggunakan APSS Statistic 16.0 darn dianggap bermakna jika p < 0.05. Karakteristik fisik subyek dengan umur antara usia ada perbedaan tinggi 163.88 ± 6.20 m, dan berat 65,61 kg menunjukan bahwa tidak ada perbedaan bermakna pada VO2 max sebelum 36,66 ± 4,69 kg menunjukan bahwa tidak ada perbedaan bermakna pada VO₂ max sebelum 36,66±4,4 (p=0,127) Dapat disimpulkan bahwa donor darah tidak menuunkan VO₂ max secara bermakna pada donor darah rutin. Kenyataan ini mungkin diakibatkan pendonor darah rutin telah memiliki mekanisme adaptasi yang lebih baik untuk mengkompensasi penurunan volume darah yang mempengaruhi VO₂ max.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Ilmu Faal Indonesia:8(3):225-229
A0000209
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Ilmu Faal Indonesia:8(3):225-229
Penerbit
Surabaya : Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0215-1995
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
blood donors
BLOOD
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?