Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

The Efficacy and Safety of Loratadine-Pseudoephedrine Versus Triprolidine in Allergic Rhinitis Patients (Efikasi dan Keamanan Loratadin-Pseudoefedrin Versus Triprolidin-Pseudoefedri pada Penderita Rinitis Alergik)

Madiadipoera, Teti - Nama Orang;

Allergic rhinitis is a common diseases encountered by ENT specialist as well as general practitioner. Allergic rhinitis can be treated by allergen avoidance, immunotherapy, food neutralizing treatment, surgical intervention or symptomatic treatment. At present there are several combination of HI-antagonist, which do not easily penetrate the blood brain barrier such as laratadine pseudoephedrine, and this have less side effects. This study was conducted at the ENT Allergy Clinic, Hasan Sadikin Hospital Bandung for period of 6 months, (February 1995 to July 1995). One group of patients was given loratadine-pseudoephedrine and the other group triprolidine-pseudoephedrine. After fourteen days of treatment, the results was evaluated by using Mann-Whitney statistical method. It was found that there was no significant difference in the amount of nasal discharge, severity of nasal obstruction, or frequency of sneezing; except for it chy sensation of the nose, ear and/or palate which showed a significant difference (p less than 0.05). Objective assesment of laratadine-pseudoephedrine had less sedative side effects (p more than 0.001) compared with triprodine-pseudoephedrine.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
A00001617
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Indonesia,46(7)1996:357-364
Penerbit
: ., 1996
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
rhinitis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?