Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Antiphospholipid Syndrome (Sindrom Antibodi Antifosfolipid)

Kalim, Handono - Nama Orang; Handono, Kusworini - Nama Orang;

Antiphospholipid syndrome (APS) is a disorder of recurrent vascular thrombosis, pregnancy losses and thrombocytopenia associated with persistently elevated levels of antiphospholipid antibodies (APA). Many patients with APS have clinical and laboratory features found in other autoimmune diseases, particulary SLE. Such patients should be defined as having a 'secondary' APS to distinguish them from patients with features of APS alone ('primary' APS). The relationship of APA to thrombosis and pregnancy loss is unknown. The antibodies may be just 'marker' of the disorder, and thrombosis and pregnancy loss may results from unknown factors which induce a proagulant state. Alternatively, the antibodies may contribute directly to a procoagulant state. Among the proposed mechanism by which APA might cause thrombosis, investigators have considered effects on vascular endotheliums, platelets, and on proteins of the clotting cascade. The management of venous or arterial thrombosis in patients with APS is no different from that of other patients with similar complications. However, since APS patients appear more subject to recurrent events, prophylactic treatment is recommended for a prolonged period of time. The management of women with APS during pregnancy has generated considerable controversy since they may have a significant chance of succesful pregnancy outcome without treatment.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Indonesia,46(8)1996:447-456
Penerbit
: ., 1996
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
antiphospholipid syndrome
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?