Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Anesthesia in Head Injuries (Anestesia pada Trauma Kepala)

Isa, Fachrul Jamal - Nama Orang;

Head injuries often pose problems for anesthesia, the main issues are cranial blood supplay, intracranial pressure, hypoxemia and shock. In severe head injuries, the autoregulation of the brain is often lost, causing the existing ischemic areas to suffer from inadequate blood supply, ensued by extending ischemic areas. Furthermore, intracranial pressure may increase due to intracranial causes. The choise of anesthesia is limited to substances that do not increase the blood supply to the brain, of increase intracranial pressure, or reduce the blood pressure. Anesthetic inhalation substances cause increased blood supply, but otherwise reduces oxygen metabolism. The most important preanesthetic measure is to immediately stabilize the general condition starting from the emergency room, where the role of the anesthesiologist is vital. Premedication is not always needed, while the most subtle methode of induction must be used, taking care to avoid couging or straining. Provision of intravenous fluids must be devised to maintain normal ostomotic pressure. Reduced osmotic pressure may cause reduction of the blood pressure, while increased osmatic pressure may lead to increased intracranial pressure. The management of other complications such as cardiovascular disorders, intracranial hypertension, hypoxia, diabetes insipidus, neurogenic pulmonary edema, and air or fat embolism must also be achieved. Postoperative case is best undertaken in the intensive care unit.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Indonesia,45(3)1995:169-177
Penerbit
: ., 1995
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
anesthesia
HEAD INJURIES
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?