Text
Hubungan Pola Konsumsi Ketersediaan Pangan, Pengetahuan Gizi dan Status Kesehatan dengan Kejadian KEK pada Ibu Hamil di Kabupaten Simalungun 2008
Masalah gizi kurang masih merupaan masalah kesehatan utama di Indonesia. Salah satu masalah gizi kurang adalah KEK yang ditandai dengan uuran LILA < 23,5 cm. Di Kabupaten Simalungun masih dijumapi angka Kejadian KEK yang melebihi standar nasional. Kejadian KEK berhubugan dengan pola konsumsi makan, ketersediaan pangan, pengetahuan gizi dan status kesehatan. Generasi beriutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pola konsumsi makan, ketersediaan pangan, pengetahuan gizi dan status kesehatan ibu hamil engan kejadian KEK di Kabuaten simalungun 2008. Metode yang digunakan adalah Case Control Study dengan sampel sebanyak 140 ibu hamil terdiri dari 70 kasus (ukuran LILA < 23,5 cm) dan 70 kontrol (LILA ≥23,5 cm) Uji statistic yang digunakan adalah Uji kasus (ukuran LILA < 23,5 cm) dan 70 kontrol (LILA ≥23,5 cm). Uji statistic yang digunakan adalah UJI Regresi Logistik Ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pola konsumsi maan berdasarkan jumlah energy dan protein, ketersediaan pangan pengetahuan gizi dan status kesehatan dengan kejadian KEK dengan OR masing masing (2,230; 4,565; 16,364; 3,852 and 2,364). Hubungan yang paling dominan adalah ketersediaan pangan. Diharapkan adanya kebijakan pemerintah daerah untuk pengembangan pangan loal, peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai makanan seimbang dan aneka ragam makanan melalui penyuluhan kesehatan, dan penelitian lebih lanjut.
Tidak tersedia versi lain