Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Gambaran Ketenagan dan Sarana Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2008

Mariaty Silalahi - Nama Orang; Salbiah - Nama Orang;

Kasus malaria telah membuat puluhan korban meninggal di beberapa daerah yang endemis. Menurut data Departemen Kesehatan, jumlah penderita penyakit malria di Indonesia50 orang per 1.000penduduk. dalam target pembangunan kesehatan, “Indonesia Sehat 1020”, jumlah itu berusaha diturunkan menjadi 1/10-nya. Kabupaten Mandailing Natal mempunyai 8 ecamatan dengan kondisi grografis yang luas terdiri dari huatn lebat, rawa-rawa, sungai-sungai dan presawahan. Dimana penderita malaria paling tinggi terdapat di Kecamatan Riabu. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui gambaran ketersediaan tenaga kesehatn dan fasilitas kesehatan yang menangani kasus malaria di kecamatan Siabu kabupaten mandaiing Natal. Penelitian dilakukan pada bualan Mei sampai September 2008 dengan metode survey. Data diambil dari data sekunder di Dinas Kesehatan kabupaten Mandailing natal. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Kecematan Siabu Kabupaten mandailing natal tenaga melayani pemeriksaan laboratorium. Data sarana pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Posyandu, Polindes sudah cuup memadai. Namun perlu penambahan fasilitas (alat penyemprotan, obat semprot/malathion dan bahan penyuluhan) yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program pencegahan penyakit malaria, sehingga kegiatan dapat dilaksanakan secara optimal. Dari segi ketenangan perlu peningkatan jumlah dan kemampuan petugas kesehatan yang mengelola program pencegahan malaria dalam pelaksanaan program dan pencapai target program.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Pannmed; 3(2); 127-129
A00002470
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Pannmed; 3(2); 127-129
Penerbit
Mataram : Politeknik Depkes Medan., 2009
Deskripsi Fisik
3p.
Bahasa
ISBN/ISSN
1907-3046
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
health services
HEALTH MANPOWER
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?