Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

The Role of Cervical Erosion on Vaginal Colonization of Candida sp. Study on the Intrauterine Contraceptive Device Users in Puskesmas Depok 1 Sleman

Erni Setiyawati - Nama Orang; Fajar Waskito - Nama Orang; Satiti Retno Pudjiati - Nama Orang;

Candida sp is an opportunistic pathogenic yeast causing clinical diseases such as vulvovaginal candidiasis (VVC) under certain circumstances. Availability of erythrocytes in the vagina, as in cervical erosion, creates an ideal niche for yeast possessing erythrocyte-binding surface receptors to enhance calonization, creates an ideal niche for yeast possessing erythrocyte-binding surface surface receptors to enhance colonization of candida sp. To compare the number of vaginal Candida sp colonies among IUD users with and without cervical erosion. It was a cross sectional study involving 45 IUD users. Subjects were classified into cervical erosion group and without cervical erosion group, who underwent vaginal lavage to obtain vaginal fluid samples. Candida sp were grown by inoculating 0.1 ml of vaginal fluid samples into CEA culture media and incubated at 25⁰C-30⁰C for 48 hours. Candida sp would grow as round and smooth colonies in Blackish-brown color. The numbers of colonies (cfu/ml) in each CEA disk were measured manually, and multiplicated with the factors of diution. Data were numeric variables, and analyzed with Student’s-test. Average number of Candida sp colonies in the group with cervical erosion was 154.25±102.61 efu/ml, while that in the group without cervical erosion was 47.00±39.08 cfu/ml. Average number of Candida sp colonies in IUD users with cervical erosion was significantly higher than in IUD users without cervical erosion (p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Berkala Ilmu Kedokteran, 41(2): 95-100
A00002363
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Berkala Ilmu Kedokteran, 41(2): 95-100
Penerbit
Yokohama : FK. Universitas Gadjah Mada., 2009
Deskripsi Fisik
5p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0126-1312
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
CANDIASIS, VPLVOVAGINAL
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?