Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Reduced Bone Mineral Density and Serum C-Telopeptide Concentration in HIV-infected Patients in Cipto Mangunkusumo Hospital

Bambang Setyohadi - Nama Orang; Nadia A. Mulansari - Nama Orang; Nanang Sukma - Nama Orang;

To evaluate BDM and bone resorption marker in HIV-infected patients in Cipto Mangunkusumo Hospital, Jakarta. A cross-sectional study was performed between February and May 2008 in adult HIV-infected patients who had not been treated with antiretrovirals. BMD was measured at the lumbar spine by dual energy X-ray obsorptiometry (DEXA) bone densitometer (Lumar Prodigy, GE Medical System, USA), Whereas CTX (C-terminal telopeptide) was measured by an outomated analyzer (Elecsys 2010. Roche Diagnostics GmbH, Mannheim, Germany) using the b-Crosslaps serum reagents. Fourty-two patients were include, comprising 31 (73.8%) men and 11 (26.2%) women. Patients median age was 28 years, ranging from 22 to 39 years old. The peak age group was 26-30 years old Low BMD (osteopenia) was found in 11 (26.2%) of patients. Mean serum CTX level was significantly correlated with BMD (r=0.446: p+0.003). Patients with low CD4 count and low BMI tended to have higher serum CTX. HIV-infected, treatment-naïve patients possess a significant risk for reduced BMD due to increase bone resorption activity. Faurther studies are needed to evaluate the association of disease sverity and bone resorption markers.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Acta Medica Indonesiana, 41(4): 191-194
A0002344
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Acta Medica Indonesiana, 41(4): 191-194
Penerbit
Jakarta : RS. Cipto Mangunkusumo., 2009
Deskripsi Fisik
4p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0125-9326
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
HIV
BONE DENSITY
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?