Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Prevention and Management of coronary Artery Disease inPatients with Diabetes Mellitus

Abdul Majid - Nama Orang;

Diabetes mellitus (DM) is a common medical problem and a major risk factor for the development of atherosclerotic coronary artery disease (CAD). Coronary artery diseases is highly prevalent and is the major cause of morbidity and mortality in diabetic patients. Patients with CAD and prediabetic states should undergo lifestyle modifications aimed at preventing DM. In patients with CAD and DM, routine use of aspirin and an angiotensin-converting enzyme inhibitor (ACE-1)-unless contraindicated or not tolerated-and strict glycemic, blood pressure,and lipid control are strongly recommended. Intense insulin therapy might be needed for glycemic control, and high-dose statin therapy might be needed for lipid control. For blood pressure control, ACE-Is and angiotensin receptor blockers are considered as first-line therapy. The outcoe after revascularization in diabetic patients are usually worse compared with non-diabetic patients. Arvances in PCI include the use of drug-eluting stents and adjunctive drug therapies such as abximab. Glycemic control is an important determinant of outcoe after revascularization in diabetic patients. Improvements in PCI and coronary artery bypass graft surgery are leading to better results in diabetic patients, and clinical trials are presently comparing contemporary PCI with surgery.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Acta Medica Indonesiana, 41(1): 41-44
A00002330
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Acta Medica Indonesiana, 41(1): 41-44
Penerbit
Jakarta : RS. Cipto Mangunkusumo., 2009
Deskripsi Fisik
4p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0125-9326
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
DIABETS MELLITUS
CORONARY AARTEOSCELROSIS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?