Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Hypoadiponectinnemia: A Risk Factor For Metabolic Syndrome

Olly Renaldi - Nama Orang; Bowo Pramono - Nama Orang; Hemi Sinorita - Nama Orang; Luthfan Budi Purnomo - Nama Orang;

To find out correlation between plasma adiponectin levels, insulin resistance and IDF criteria of Mets Patients levels, insulin resistance and IDF criteria of Mets Patients. A case-control study was conducted on Native Javanese people from June 2006 to Januari 2007 in Outpatients Clinic of Dr. Sardjito Hospital. The case group involved patients aged between 20 to 55 years old. The diagnosis of metabolic syndrome was confirmed according to IDF criteria> Patients without metabolic syndrome with matching age and sex, were taken as control group. There were significant differences between case and control group for BMI (body mass index) (30.2+4.1 vs 26.9+4.7 kgm²), waist circumference (93.5+7.9 vs 84.4+ 11.5 cm), triglyceride (207.4+101.8 vs. 119.3+71.5 mg/dL), HDL cholesterol (48.6+9.4 vs.59.9+11.8 m g/dL, systolic blood pressure (132.8+17.9mmHg vs 120.6+13.5 mmHg) and diastolic blood pressure (83.8+40.8 mg/dL vs. 100.7+29.4 mg/dL), HOMA index (6.7+17.4 vs.20+ 2.0) and adiponectin levels (3.8 +1.4 vs.5.9+2.5), respectively. For metabolic syndrome, hypoadionectinemia showed the OR value of 6.0 (95%CI 1.3 to 25.02), after adjustment for waist circumference, TG.HLD, blood pressure, fasting blood glucose. Hypoadiponectinemia and insulin resistance represent independent risk factors for metabolic syndrome development.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Acta Medica Indonesiana, 41(1): 20-24
A00002326
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Acta Medica Indonesiana, 41(1): 20-24
Penerbit
Jakarta : R.S. Cipto Mangunkusoma., 2009
Deskripsi Fisik
4p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0125-9326
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
METABOLIC SYNDROME
INSULIN RESISTANCE
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?