Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Perbedaan Kualitas Bakteriologis Air Sumur Gali dan Kejadian Diare pada Daerah ROB dan Bukan ROB di Kota Semarang

Toeti Rahajoe - Nama Orang;

Diare merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yan masih menjadi masalah kesehatan di Negara-negara berkembang. Dua factor dominan yang menyebabkan terjadinya diare yaitu sarana air bersih dan pembuangan tinja. Dampak yang ditimbulkan dengan adanya rob salah satunya adalah tercemarnya sarana abersih di masyarakat yaitu sumur gali. Incidence rate diare di Kelurahan Rejomulyo tahun 2007 85.21 per 10.000 penduduk dan di Kelurahan Pedalangan 76.56 per 10.000 penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas bakteriologi air sumur gali dan kejadian diare pada daerah rob di Keluarahan Rejomulyo dengan daerah bukan rob di Keluarahan Pedalangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode explanatory research dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah air sumur gali dan responden yang menderita diare pada bulan Januari-Oktober 2007 di daerah rob 27 dan di daerah bukan rob 42 sampel. Hasil penelitian kandungan bakteriologi MPN coliform air sumur gali di daerahrob (**,9%) tidak memenuhi syarat karena total coliform antara 210-2400/100ml dan kejadian diare 23 (85.2%), sedang di daerah bukan rob 31 (73,8%) tidak memenuhi syarat karena total coliform antara 93-2400/100 ml dan kejadian diare 29 (69,0%). Maksimum kandungan total coliform yang diperbolehkan sesuai Permenkes Nomor: 416/Menkes/Per/IX/1990 yaitu sebesar 50/100 ml. Dengan menggunakan uji Mann whitney untuk perbedaan kual tas bakteriologi air sumur gali, kejadian diare, pengetahuan, dan sikap responden antara daerah rob dengan bukan rob didapatkan nilai p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(1): 19-25
A00001755
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(1): 19-25
Penerbit
Surabaya : Fakultas Kesehatan Masrakat Universitas Diponegoro., 2008
Deskripsi Fisik
7p.
Bahasa
ISBN/ISSN
142-4920
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
diarrhea
BACTERIOLOGY
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?