Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Seizure Threshold, Hormones and Anti-Epileptic Drugs

Harsono - Nama Orang;

The concept of seizure threshold holds that everyone has a certain balance between excitatory and inhibitory forces in brain. A low seizure threshold makes it easies for epilepsy to develop and easier for someone to elicit singl sezure. The opposing effects of estrogen (proconvulsant) and progesterone (anticonvulsant) on seizure threshold have been noted in animal and human studies. Eastrogen has been shown to lower the seizure threshold. In contrast to estrogen, several studies have confirmed the anticonvulsive effects of progesterone and its mecablite. Anti-epileptic drugs (AEDs) are used to prevent or interrupt seizures. Limitation of sustained repetive neuronal firing via blockade of voltage-dependent sodium channels, enhancement of GABA-mediated inhibition, and blockade of glutamatergic excitatory neurotransmission are the mechanisms of anti-epileptic drugs in preventing seizures. AEDs that induce heduce hepatic cytochrome (CY) P450 enzures can increase the metabolism of sex hormones and make hormonal contraception inffective. In addition, AEDs may even increase seizure frequency or severity or change the seizure type.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Universa Medicina, 27(1): 18-28
A00001739
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Universa Medicina, 27(1): 18-28
Penerbit
Jakarta : Trisakti Universiti Press., 2008
Deskripsi Fisik
11p.
Bahasa
ISBN/ISSN
1907-3062
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
anticonvulsants
hormones
SEIZURES
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?