Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Sindrom Metabolik pada Orang Dewasa Gemuk di Wilayah Bogor (Metabolic Syndrome Among Obese Adults in Bogor Area)

Muhediyantiningsih - Nama Orang; Fitrah Ernawati - Nama Orang; Rustan Effendi - Nama Orang; Susilowati Herman - Nama Orang;

Metabolic syndrome, also known by the insulin resistance syndrome, is a common metabolic disorder that result from the increasing prevalence of obesity. Little information exsis on the prevalence of the metabolic syndrome in Indonesia. To find out proportion of metabolic syndrome and factors related to-demographic and potentiall modifiable lifestyle factors among obese adults in Bogor area. Metabolic syndrome, as defined by the US National Cholesterol Education Program-Adult Treatment Panel III (NCEP-ATP III) criteria, wee evaluated in two two districts in Bogor sample of 221 overweight and obese (Body Mass ndex ≥ 25 kg/m²² in Bogor rural and urban, 2003. The metabolic was present in 36.2 percent of 221 men and women aged 31-55 years which have BMI≥ 25 kg/m². The syndrome was significantly more frequent in men (44%) than women (28.6%) [p=0.017). The syndrome was present in 92.3, 62.9 and 40.3 percent of central obesity, low HDL- cholesterol, and high triglycerides level, respectively. Aged of the subject ≥ 44 years, the men factor, physical inactivity, and Waist-Hip Ratio (WHR) ≥ 0.93 were the significantly risk factors associated with increased odds of the metabolic syndrome. The metabolic syndrome was associated with several modifiable lifestyle factors (physical activity, WHR), there was an opportunity to reduce opportunity to reduce proportion of metabolic syndrome by increasing physical activity that also make lower WHR.



Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Penelitian Gizi dan Makanan, 31(2):75-81
A00001869
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Penelitian Gizi dan Makanan, 31(2):75-81
Penerbit
Bogor : Puslitbang Gizi dan Makanan., 2008
Deskripsi Fisik
7p.
Bahasa
ISBN/ISSN
01259717
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
obesity
METABOLIC SYNDROME
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?