Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Polymerase Chain Reaction as a Technique to Diagnosis of Infectious Diseases (Penerapan PCR (Polymerase Chain Reaction) sebagai Diagnostik Penyakit Infeksi)

Wahjono, Hendro - Nama Orang;

A major difficulty in some infectious diseases today is the time required to make a diagnosis. The gold standard has been culture and sensitivity (by means of microbiology investigation); however, some organisms are difficult to culture, and some are dangerous to grow or take long periods to grow and indentification. In these particular instances, a quicker and more accurate way to make a diagnosis could minimize the need for broad spectrum antibiotics or the use of inappropriate antibiotics, there'by decrease hospital costs by shorten the hospital stay and facilitating use of the correct antibiotic. Clinical application of the Polymerase Chain Reaction (PCR) may be an answer of prompt and accurate diagnosis. The PCR technique uses reparted cycles of DNA synthesis to detect a spesific DNA sequence unique for the gene of interest and, thereby, to identify the specific organism. It is based upon some basic molecular and genetic biology principles. Selected segments of any DNA molecule can be amplified exponentially by the PCR. This technique provides a powerful tool to detect and identify minimal numbers of microorganisms. By amplication of hypervariable DNA domains, differences can be detected even among closely related strains. PCR is aplicable both in diagnosis, as well as in epidemiology.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
A00001387
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Diponegoro,31(3 4)1996:209-215
Penerbit
: ., 1996
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
infection
polymerase chain reaction
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?