Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Perbedaan Kejadian Nyeri Pasien Pasa Bedah Dini Laparatomy dan Apedektomy dengan Anestesi Umum nhalasi di Ruang Pulih Sadar

Endang Ninik - Nama Orang;

Early Post operative pain on laparatomy and appendectomy patients needs to be attended, since the pain may induce disturbances on metabolism and blood circulation such as variations in blood pressure, pilse and profusion, breathing difficulty, hindrace of wound healing, and may induce shock. Early post operative pain acurs folowing termination of general anesthetic treatment through Inhalation until patients are transfered to the recovery room. The time when the pain begins and dengue of the pain wil vary, to be influenced by various factors, such as due to an operative procedure. The objective of this study was to examine variation of the time of onset and the dengue of the pain among laparatomy and appendectomy patients who underwent general anaesthetical propocedure through inhalation. The study followed an analytical design on a population of patients who just completed laparatomy and appendectomy operation preceded by general anaesthetical procedure through inhalation. The study took place at the recovery room of the RSU Dr. Soetomo Surabaya hospital. The research sample under study included 26 laparatomy patients and 18 appendectomy patients, selected from the population using simple random sampling technique. The Mann Whitney U test indicated that there was no significant difference at the p value of 0,718 (p>0,05) while in the case of the degree of the pain, there was asionificant difference at the p value of 0,047 (p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Politeknik Penelitian Kesehatan: 6(2):59-63
A00002058
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Politeknik Penelitian Kesehatan: 6(2):59-63
Penerbit
Surabaya : Politeknik Kesehatan Surabaya., 2008
Deskripsi Fisik
6p.
Bahasa
ISBN/ISSN
1693-3753
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
pain
LAPARATOMY
APPENDECTOMY
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?