Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Diagnosis of Malayan filariasis Using Sandwich ELISA and Monoclonal Antibody (Diagnosis Filariasis Malayi dengan ELISA Sandwich Menggunakan Antibodi Monoklonal )

Soeyoko - Nama Orang;

Malayan filariasis is still the major public health problem in Indonesia. In endemic area, when microfilaremia and clinical manifestations are absent, the diagnosis of malayan filariasis is extremely important, particurlarly for filariasis control. With the development of hybridoma technology, it is possible to produce monoclonal antibody against any stage of brugia malayi, which is capable of detecting the circulating parasite antigen in malayan filarisasis sera. Sandwich ELISA assay using Feb 4 monoclonal antibody could identify circulating parasite antigen in human sera. With this assay it was found that: 100 percent of sera from symptomatic-microfilaremic, 50 percent of sera from asymptomatic-amicrofilaremic residents of filariasis-endemic area positively contained circulating antigen. In comparison with the conventional method, the sensitivity and specificity of this new technique antigen. In comparison with the conventional method, the sensitivity of this new technique are 85.2 percent and 75.4 percent respectively. From this study it is concluded that Sandwich ELISA is proved to be very sensitive as an immunnological test to detect filarial infection without any clinical manifestation or microfilaria in the blood.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
A00001266
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Berkala Ilmu Kedokteran,28(2)1996:61-65
Penerbit
: ., 1996
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
filariasis
enzyme-linked immunosorbent assay
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?