Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

The Effect of Shrimp Rostom Flour Supplementation and Boilling Condition on Protein Value and Acceptability of Empek-empek (Pengaruh Penambahan Tepung Jengger Udang dan Kondisi Perebusan terhadap Nilai Gizi Protein serta Daya Terima Empek-empek)

et al - Nama Orang; Damayanthi, Evy - Nama Orang;

The objectives of this research are to study the effect of shrimp rostrom flour (SRF) supplementation and boilling condition on protein value and acceptability of empek-empek. Supplementation of SRF were 0 percent, 10 percent, 20 percent dan 30 percent. The boilling condition were on 80 degree celcius temperature of boilling for 20 minutes and 100 degree celcius for 10 minutes. The result of the research showed that the yield of SRF were 10 percent. Per 100 gram material, the SRF contained moisture 3.79 percent ash 2.37 percent, protein 84.5 percent and fat 4.76 percent. The empek-empek contained moisture 25.14 percent-43.4 percent, ash 1.63 percent-2.49 percent, protein 1.95 percent-14.49 percent, fat 9.02 percent-11.75 percent, carbohydrate 71.89 percent-82.86 percent digestion level 55.87 percent-78.77 percent and texture 89 load/mm - 263 load/mm. The higher temperature (100 degree celcius compare to 80 degree celcius) caused the chemical score on essensial amino acid isoleusin, leusin and fenilalanin decreased. Valin was the lowest amino acid with chemical score of 70. Panel acceptances of empek-empek were ranged from dislike to like on colour, smell, texture and taste. The optimum levels of SRF for the preparetion of empek-empek was 20 percent and boilling condition was 89 degree celcius for 20 minutes.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
A00001259
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Media Gizi Keluarga,20(2)1996:40-50
Penerbit
: ., 1996
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
shrimp
proteins
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?